Kamis, 06 Desember 2012

Pda Konas IX di Lombok NTB(22-24 Nov 2012), RSJ Tampan  mempresentasikan pengembangan pelayanan keperawatan yang sudah dilaksanakan di RSJ. Laporan hasil Pengembangan CMHN di Prop. Riau dan pengembangan layanan UPIP .
Selain itu pada Akhir acara utusan Riau berkampanye untuk menjadi tuan rumah pada Konas ke XI. Perolehan suara sangat luar biasa dari 200 peserta , Riau berhasil mendapatkan 169 suara, yang artinya Riau harus segera mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah Konas   Keperawatan Jiwa tahun 2014.
bagaimana teman-teman....2 tahun bukan waktu yang panjang....., karena kegiatan ini perlu persiapan yang matang, kerja keras danlain-lain....OK...Semangat...

Minggu, 24 Juni 2012

 TERAPI KEJANG LISTRIK


Nn. A sudah 2 minggu dirawat. Wajahnya masih tampak sedih, tidak mau bicara, malas bersosialisasi dengan orang lain, banyak tidur, kadang- kadang menolak makan dan minum obat. Terapi obat-obatan tidak membuat Nn. A untuk tersenyum atau bicara. Dengan pertimbangan yang matang, pemeriksaan fisik dan konsultasi dengan dengan dokter spesialis penyakit dalam akhirnya psikiater memutuskan untuk melakukan Terapi Kejang Listrik atau dikenal dengan Elektro Konvulsive Therapy (ECT).
Alhamdulillah satu kali ECT, kondisi Nn. A mengalami perubahan yang signifikan. Nn. A mulai mau bicara, minta minum pada perawat, bisa tersenyum dan mengatakan mau mandi. ECT kedua, Nn. A mulai  minta mukena mau sholat, makan dan mau minum obat. ECT ketiga klien sudah mau bersosialisasi dengan klien lain dan mau melakukan aktifitas di ruangan.

Apa itu ECT
Elektro Konvulsif Terapi (ECT) adalah salah satu pengobatan fisik dengan menggunakan arus listrik melalui elektroda dengan voltase diatur dari tingkat terendah yang akan menghasilkan efek terapi.
Indikasi Dilakukannya ECT
ECT boleh diberikan kepada pasien dengan :
-  Depresi berat: termasuk depresi involutif (pd usia lanjut)
-   Gangguan bipolar
-   Schizophrenia , terutama :
Tipe katatonik
Tipe schizoafektif Akut

Jumat, 20 April 2012

RSJ TAMPAN MENJADI PUSAT KEGIATAN BAKTI SOSIAL PADA HUT PPNI 38


Sabtu pagi tepatnya tanggal 10 Maret 2012, PPNI Pekanbaru mengadakan Bakti Sosial di RSJ Tampan. Kegiatan ini merupakan rangkaian perayaan HUT PPNI Ke 38. Bakti Sosial kali ini berupa kunjungan Pengurus PPNI Pekanbaru dan donor darah.
Pada kunjungan PPNI Pekanbaru, peserta disuguhkan dengan penampilan seni bertempat di Aula Rehabilitasi RSJ Tampan. Genderang kompang dan rebana mengiringi nyanyian pasien—pasien RSJ Tampan. Bahkan direktur Utama RSJ Tampan ikut bersama menyanyikan lagu “Lancang Kuning” ditempat duduknya. Aksi kreatif pasien lainnya, berbalas pantun membuat suasana semakin semarak. Hadir pada kegiatan tersebut Pengurus PPNI Pekanbaru, perawat, mahasiswa keperawatan, jajaran direksi dan pejabat eselon  III dan IV RSJ Tampan.
Pada sambutannya, Direktur Utama RSJ Tampan menyambut positif kegiatan ini dan mengucapkan selamat HUT PPNI buat perawat di Indonesia. Selain itu, perlunya organisasi  profesi termasuk PPNI meningkatkan kepedulian kepada masyarakat. Pada akhir kunjungan, PPNI Pekanbaru menyerahkan bingkisan secara simbolis buat pasien RSJ Tampan.
Setelah itu, bakti sosial dilanjutkan dengan kegiatan donor darah. Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan PMI Pekanbaru bertempat di gedung Shaleh Hasyim RSJ Tampan. Sekitar ratusan peserta donor darah tampak antusias dan menyumbangkan darahnya pada kegiatan tersebut. Diharapkan dengan adanya kegiatan bakti sosial ini dapat meningkatkan kepedulian perawat terhadap masyarakat.